Tampilkan postingan dengan label Dunia Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Desember 2013

Masuk Angin Dapat Sebabkan Kematian ??

Pernah mendengar berita orang meninggal karena masuk angin, atau tepatnya angin duduk? Saya pernah mendengar langsung. Seorang tukang yang bekerja di bengkel las dekat rumah tiba-tiba meninggal. Kabarnya, almarhum tiba-tiba merasa tak enak badan. Dikerok malah berkeringat dingin. Berhubung kondisinya makin parah, pemilik bengkel mengantarnya pulang dengan taksi. Apa daya, ia tak kuat dan meninggal di perjalanan.

Semua orang yang menyaksikan peristiwa itu langsung menyimpulkan, penyebab kematian karena angin duduk. Karenanya saya teringat petuah nenek saat kecil, jangan biarkan perut kosong kalau pergi jauh. Bahaya kalau kena angin duduk.

Apakah benar angin duduk menyebabkan kematian? Angin duduk dan masuk angin tidak pernah dikenal dalam dunia medis. Bila Anda mendengar seseorang menderita angin duduk lalu berakhir dengan kematian, perhatikan riwayat kesehatannya. Kebanyakan penderita kematian, seperti tukang las di atas, ternyata menderita serangan jantung.



Serangan jantung terjadi karena tersumbatnya pembuluh darah koroner secara akut. Sumbatan ini terjadi akibat robeknya plak atherosclerosis pada dinding pembuluh darah koroner sehingga terjadi bekuan darah (thrombus) yang mengakibatkan pembuluh darah koroner tersumbat sehingga suplai oksigen dan darah ke otot jantung berkurang drastis.

Sumbatan arteri koroner pada serangan jantung biasanya total atau hampir total. Otot jantung yang kekurangan oksigen akibat sumbatan pada arteri koroner dirasakan oleh pasien sebagai nyeri dada hebat, kadang menjalar sampai ke tangan kiri, disertai sesak nafas, keluar keringat dingin dan mual-muntah. Nyeri ini disebut sebagai Angina Pectoris.

Namun keluhan Angina Pectoris tidak selalu dirasakan di dada, tapi bisa juga dirasakan di bahu, di punggung, di leher seperti rasa tercekik, di rahang, di ulu hati sehingga sering disalahartikan sebagai sakit maag atau perasaan tidak enak di dada yang sering disalahartikan sebagai "masuk angin" biasa atau "angin duduk".



Bahkan penting untuk diketahui bahwa sekitar 30% pasien penderita Penyakit Jantung Koroner (PJK) tidak mempunyai gejala nyeri dada yang khas. Pasien tidak mempunyai keluhan sama sekali dan kelihatan sehat-sehat saja sebelumnya sampai suatu saat tiba-tiba mengalami nyeri dada hebat sampai bisa menyebabkan kematian mendadak.

Namun bukan berarti setiap 'angin duduk' adalah serangan jantung. Bila seorang pasien baru berumur belasan tahun atau dua puluh tahunan datang dengan keluhan "masuk angin" atau "angin duduk", pastilah dokter tidak akan mencurigainya sebagai suatu serangan jantung bukan?



Untuk mencegah terjadinya serangan jantung, pertama-tama periksakan diri anda ke dokter jantung secara berkala. Dokter akan mengadakan beberapa pemeriksaan, di antaranya rekaman EKG, Treadmill dan Echocardiography.


Kedua, kontrol faktor resiko terjadinya Penyakit Jantung Koroner (PJK). Yang dimaksud dengan faktor resiko adalah faktor-faktor dimana semakin banyak pasien mempunyai faktor ini, semakin besar resiko si pasien terkena Penyakit Jantung Koroner (PJK), yaitu: Hipertensi, Diabetes, Kolesterol LDL tinggi, Kolesterol HDL rendah, merokok, obesitas, keturunan dan usia.

Sumber
READMORE....!!

Kamis, 13 Juni 2013

Jenis Gangguan Kesehatan Yang Paling memalukan


Ada beberapa penyakit yang membuat pengidapnya merasa malu. Parahnya, banyak orang yang tak menyadari bahwa hal tersebut harus diatasi dari sudut pandang kesehatan. Berikut adalah gangguan-gangguan kesehatan yang paling memalukan.

Bau Nafas
Nafas yang berbau merupakan masalah kesehatan yang sangat mengganggu. Penyebabnya adalah dehidrasi , gigi yang buruk, infeksi dari permen karet ataupun terlalu banyak menenggak alkohol.

Masalah di tenggorokan dan sinus juga bisa menyebabkan bau nafas. Cara penyembuhannya adalah dengan membeli pasta gigi baru, sikat lidah saat menggosok gigi. Tingkatkan aliran air liur dengan tidak merokok, mengurangi konsumsi kopi dan memperbanyak meminum air putih juga dapat mengurangi bau nafas Anda.

Masalah Kulit
Beberapa masalah kulit seperti jerawat dan kulit gatal-gatal akan membuat Anda minder. Banyak perempuan menghabiskan sebagian uangnya hanya untuk merawat kulitnya agar terhindar dari gangguan kesehatan yang memalukan ini.

Keringat Berlebih

Gangguan ini disebabkan oleh obesitas, memakan terlalu banyak makanan pedas ataupun gangguan ini terjadi karena memasuki masa puber. Satu-satunya cara mengatasinya ialah dengan berdiet dan mengurangi konsumsi makanan yang pedas.

Impoten
Gangguan ini jelas sangat memalukan bila diketahui oleh orang lain. Salah satu penyebabnya adalah adanya masalah pada arteri darah di bagian genital. Pergilah ke dokter dan berkonsultasi untuk mengembalikan keperkasaan Anda.

Penyakit Menular Seksual
Banyak jenis penyakit menular kelamin yang dapat dialami perempuan ataupun laki-laki. Penyebab penyakit ini ialah virus-virus yang berkeliaran di sekitar kelamin.

Biasanya pengidapnya adalah orang yang jorok ataupun sering melakukan hubungan seks dengan sembarang orang. Penyakit seksual menular dapat meningkatkan terjangkitnya pengidap dengan virus HIV.

Sumber:

http://rajagalau.blogspot.com/2011/10/5-gangguan-kesehatan-paling-memalukan.html
READMORE....!!

Sabtu, 29 Desember 2012

Ahmadinejad Pecat Mentrinya Karena Mau Menaikan Harga Obat

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad memecat satu-satunya menteri perempuan dalam kabinetnya. Demikian laporan televisi pemerintah Iran, Kamis (27/12/2012).

Menteri Kesehatan Marzieh Vahid Dastjerdi mengusulkan kenaikan harga sejumlah obat-obatan akibat terus menurunnya nilai tukar riyal Iran karena sanksi Barat terkait program nuklir kontroversial negeri itu.

Namun, Ahmadinejad menolak usulan kenaikan harga obat-obatan dan memecat sang menteri.

Selain usulan kenaikan harga, diduga kuat pemecatan itu dilakukan karena sang menteri mengkritik kegagalan pemerintah menyediakan anggaran memadai untuk pengadaan obat-obatan vital.

Bulan lalu, Dastjerdi mengatakan hanya seperempat dari seluruh anggaran negara pada 2012 sebesar 2,4 miliar dollar AS disediakan untuk penyediaan obat-obatan.

"Obat-obatan sama pentingnya dengan makanan," kata Dastjerdi di televisi nasional.

"Saya mendengar mobil mewah diimpor menggunakan subsidi dollar, tetapi saya tidak tahu apa yang terjadi dengan dollar yang seharusnya digunakan untuk mengimpor obat-obatan," lanjut dia.

Marzieh Vahid Dastjerdi adalah menteri perempuan pertama Iran sejak Revolusi Islam 1979. Ahmadinejad menunjuk Mohammad Hassan Tariqat sebagai pejabat sementara menteri kesehatan.

Pemecatan Vahid Dastjerdi diikuti pengunduran diri Kepala Fakultas Kesehatan Teheran Bagher Larijani, saudara laki-laki Ketua DPR Ali Larijani dan Menteri Kehakiman Sadeq Larijani. Keduanya adalah sekutu dekat Ahmadinejad.

Meski tidak langsung memengaruhi harga obat-obatan, sanksi Barat itu membuat impor obat-obatan semakin sulit karena larangan dan pembatasan transaksi finansial.

Iran memproduksi 97 persen obat-obatan untuk keperluan dalam negerinya, tetapi sebagian besar bahan obat-obatan tersebut masih diperoleh dari luar negeri.

Pada Oktober lalu, seorang pejabat Iran mengatakan harga obat-obatan produksi dalam negeri Iran meningkat 15-20 persen dalam waktu tiga bulan, sementara harga obat-obatan impor meningkat hingga 20-80 persen.

Kepala Yayasan Penyakit Khusus Fatemeh Hashemi telah menyurati Sekjen PBB Ban Ki-moon untuk mendesak Barat agar melonggarkan sanksi ekonomi yang sangat merugikan warga Iran.
READMORE....!!