Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Desember 2012

Jembatan Paling Unik Di Dunia Ada Di Indonesia


Mereka harus menyebrangi sungai yang kurang lebih 25m lebarnyam hanya dengan menggunakan sebutir tali, dengan beban di tas yang begitu berat, dan itu mau-tidak mau harus mereka lakuin setiap hari demi mendapatkan sebuah pelajaran yang mungkin akan berguna kelak, kampung ini terletak di negeri kita (Maaf Ane Tidak dapat Menyebutkan Tempatnya).

Sekarang ane hanya bisa berfikir, di sana sini banyak para pejabat yang tertawa terbaha karena kekayaan yang dimilikinya, bangga akan Jembatan SURAMADU, tapi ternyata masih ada dibelakang kita orang-orang yang seharusnya diperhatikan, Untung nya mereka penuh semangat yang patut di contoh....!!!
Hanya sekedar Motifasi gan, kurang lebihnya mohon ijin maaf, kalau gak sesuai sama judul TS nya....!!!!!
Terus Semangat Meskipun tidak di pedulikan sama Pejabat Yang Sukanya Molor, ZSeperti yang dibawah ini :


Kurang Asem Nie Orang......!! Pikir Tuh Yang di Atas.!!! Enak tenaaaaaaan wakila kita !!!!

Sumber :
READMORE....!!

Senin, 12 November 2012

10 Bahasa Terlangka Di Dunia Dan Hampir Punah

Bahasa memainkan peran besar dalam kehidupan setiap orang, meskipun kadang kita tidak terlalu memikirkan hal tersebut. Bahasa adalah alat berkomunikasi yang nyata dibutuhkan. Bayangkan jika di dunia tidak ada bahasa, atau anda tidak menguasai sebuah bahasapun, atau semua orang disekitarmu berbahasa asing semua — hanya anda yang mengerti bahasa anda sendiri di dunia ini!.




PBB menyatakan bahwa rata-rata, sebuah bahasa lenyap setiap dua minggu. Di seluruh dunia, hampir 6.000-an bahasa terancam kepunahan. Bahasa ini dengan cepat menghilang karena alasan seperti mereka memakai bahasa tersebut mati, kemudian juga telah terintegrasi dengan bahasa lain. Faktanya bahwa ada bahasa-bahasa yang lebih menonjol daripada yang lain, dan di dunia sekarang ini orang memandang penting untuk mempelajari bahasa populer lainnya, sehingga melupakan bahasa aslinya. Sangat ngeri membayangkan bahwa kematian sebuah bahasa berarti kematian suatu budaya.


Dari 10 bahasa paling langka dan terancam punah dari seluruh dunia, tahukah anda bahwa bahasa yang hampir punah ini juga ada di Indonesia :


1. Chamicuro (Chamekolo, Chamicolo, Chamicura)


Seluruh dunia hanya ada 8 orang yang berbicara Chamicuro, menurut sebuah studi 2008. Bahasa ini umumnya digunakan di Peru dan saat ini dianggap kritis, karena sebagian besar dari orang-orang yang berbicara bahsa ini sudah tua-tua. Tidak ada lagi anak yang berbicara Chamicuro karena daerah ini telah menggunakan bahasa Spanyol sebgai bahasa harian mereka. Namun, mereka yang berbicara bahasa ini mampu mengembangkan sebuah kamus istilah mereka. Jika Anda ingin tahu bagaimana mengatakan beberapa hewan di Chamicuro, gunakan ini: kawali (kuda,) polyo (ayam,) Pato (bebek,) katujkana (monyet,) ma’nali (anjing,) mishi (kucing,) waka (sapi.)


2. Dumi (Dumi Bo’o, Bro Dumi, Lsi Rai, Ro’do Bo ‘, Sotmali)


Dumi, biasanya digunakan di daerah dekat sungai Tekan dan Rava, Nepal. Juga diucapkan di wilayah pegunungan Kabupaten Khotang yang terletak di Nepal timur. Ini adalah bahasa Kiranti, bagian dari rumpun bahasa Tibeto-Burman. Dengan hanya 8 orang berbicara itu di tahun 2007, bahasa ini dianggap kritis dan terancam punah.


3. Ongota / Birale


Pada tahun 2008, bahasa Ongota hanya dipakai oleh 6 orang penutur asli, semuanya sudah berusia lanjut. Hal ini membuat bahasa ini kritis dan terancam punah. Namun, tidak seperti kebanyakan bahasa yang menghilang, sebenarnya ada seorang profesor di Universitas Addis Ababa di Ethiopia yang melakukan studi bahasa Ongota. Dia menyimpulkan bahwa bahasa ini mengikuti struktur subyek, obyek, dan kata kerja. Ongota adalah bahasa Afro-Asia yang diucapkan di Ethiopia di tepi barat Sungai Weito di sebuah desa kecil.


4. Liki (Moar)


Liki adalah bahasa kritis yang diucapkan di luar kepulauan pantai utara Sarmi, Kabupaten Jayapura, dan Kecamatan Sarmi (?) , yang semuanya berada di Indonesia. Pada tahun 2007, studi menunjukkan bahwa hanya 5 orang berbicara bahasa tersebut. Di masa lalu, bahasa ini dituturkan oleh para pejabat gereja lokal yang tinggal di wilayah tersebut. Bahasa ini berasal dari gabungan bahasa Austronesia, Malayo-Polynesia, Timur Tengah, Timur Malayo-Polynesia, Kelautan, Barat Kelautan, North New Guinea, Sarmi-Jayapura Bay, dan Sarmi.


5. Tanema (Tanima, Tetawo)


Di Kepulauan Solomon, bahasa Tanema ini pernah digunakan di tempat-tempat seperti Pulau Vanikolo, Temotu Propinsi dan di sebuah desa Emua. Saat ini, bahasa ini hanya dituturkan oleh 4 orang saja menurut penelitian pada tahun 2008. Tanema adalah bahasa campuran Austronesia dan juga Melayu-Polinesia Tengah-Timur, dan Kelautan. Banyak dari mereka yang pernah berbicara Tanema telah beralih ke bahasa Pijin atau Teanu, keduanya merupakan bahasa yang sangat populer di kawasan ini. Ingin belajar bahasa Tanema? Cobalah: wekini (untuk mengaktifkan), laro (berenang), la vamora (untuk bekerja), dan la munana (untuk berbaring.)


6. Njerep



Njerep Bantoid adalah bahasa yang diucapkan di Nigeria. bahasa ini pernah diucapkan di Kamerun tapi tidak lagi. Sekarang yang paling umum digunakan di dekat Mambila. Saat ini, bahasa Njerep telah digantikan oleh Mambila dengan dialek berbeda seperti Ba dan Mvop. Hanya ada 4 orang yang masih berbicara Njerep menurut sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2007. Mereka yang berbicara dengan bahasa ini sudah berusia lanjut, sehingga dalam beberapa saat bahasa ini kemungkinan besar akan punah.


7. Chemehuevi


Chemehuevi, bahasa ini digunakan oleh Ute, Colorado, Southern Paiute, Utah, Arizona utara, bagian selatan Nevada, dan di Sungai Colorado, California. Sedangkan suku Chemehuevi meskipun masih ada namun jumlah orang yang fasih berbahasa ini sulit ditemukan. Sebuah studi pada tahun 2007 menunjukkan bahwa hanya 3 orang sepenuhnya berbicara bahasa ini dan semuanya orang dewasa. Jika Anda ingin membicarakan hal-hal alam di Chemehuevi, coba kata-kata seperti kaiv (gunung), hucip (laut), mahav (pohon), dan tittvip (tanah / tanah).


8. Lemerig (Pak, Bek, Sasar, Leon, Lem)


Bahasa yang digunakan di Vanuatu, sebuah pulau yang terletak di bagian selatan Samudra Pasifik sekitar 1.000 kilometer sebelah timur Australia bagian utara, Lemerig menduduki peringkat 3. Lebih khusus, bahasa ini dituturkan di Pulau Lava Vanua. Bahasa yang hanya memiliki dua orang yang bisa berbicara lancar, menurut penelitian tahun 2008. Lemerig terdiri dari setidaknya empat dialek berbeda, yang semuanya mungkin sudah punah.


9. Kaixana (Caixana)


Kaixana adalah salah satu bahasa yang terancam punah kritis banyak yang ada saat ini. bahasa ini pernah digunakan di dekat tepi Sungai Japura, yang terletak di Brasil. Seiring waktu, pemukim Portugis mengambil alih wilayah itu. Pada satu ketika, hampir 200 orang berbicara dalam bahasa tersebut. Tapi, sebuah studi tahun 2006 menunjukkan bahwa hanya tinggal satu orang masih berbicara Kaixana, sehingga terancam kritis dan ditakdirkan untuk menjadi punah.


10. Taushiro (Pinche / Pinchi)


Taushiro, bahasa asli Peru, diucapkan di kawasan Sungai Tigre, Aucayacu Sungai, yang merupakan anak sungai Ahuaruna. Dikenal sebagai bahasa isolat, yang berarti tidak memiliki hubungan nyata dengan bahasa lain. Mereka yang berbicara bahasa ini biasanya hanya berhitung sampai sepuluh, menggunakan jari mereka. Sebagai contoh, untuk mengatakan “satu” di Taushiro, Anda akan berkata washikanto. Untuk mengatakan nomor di atas 10, Anda akan berkata “ashintu” dan menunjuk ke jari kaki Anda. Pada tahun 2008, sebuah studi yang dilakukan pada bahasa Taushiro menyimpulkan bahwa hanya satu orang yang lancar berbahsa ini. Bahasa ini telah terdaftar sebagai bahasa yang hampir punah.
READMORE....!!

Jumat, 29 Juni 2012

Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan dan Penawaran Uang

Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan dan Penawaran Uang. Sebelum lebih jauh mempelajari Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran uang, maka untuk memudahkan kita mempelajarinya, kita harus memahami apa itu Uang.
Secara sederhana uang adalah sesuatu yang dapat diterima oleh masyarakat umum sebagai alat pembayaran dan alat tukar menukar yang sah.
Berdasarkan nilainya, Uang dapat dibedakan menjadi dua antara lain : Nilai Nominal, merupakan nilai yang tertulis pada setiap mata uang. Misalnya, disalah satu sisi uang logam tertulis Rp.1.000,00 maka nilai nominal uang tersebut ialah Rp.1.000,00. Kedua; Nilai Intrinsik, merupakan nilai uang yang diukur dari bahan yang digunakan dalam pembuatannya. Misalnya, nilai intrinsik uang kertas Rp.20.000,00 ialah nilai kertas yang digunakan dalam pembuatan uang tersebut.


Permintaan Uang adalah jumlah uang yang diinginkan masyarakat dalam suatu perekonomian.

Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Uang

  1. Kekayaan dari masyarakat
  2. Tersedianya fasilitas kredit
  3. Kepastian tentang pendapatan yang diharapkan
  4. Harapan tentang harga
  5. Tersedianya beberapa alternatif bentuk kekayaan
  6. Sistem atau cara pembayaran yang berlaku.
Permintaan Barang adalah jumlah barang/jasa yang akan dibeli pada berbagai tingkat, harga, waktu, dan tempat tertentu. Permintaan akan barang dan jasa setiap orang tidaklah sama, karena masing-masing memiliki kemampuan yang berbeda-beda.

Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan Barang/Jasa

  1. Harga barang;
    Jika harga makin tinggi maka permintaan makin rendah dan begitu sebaliknya jika harga barang rendah maka permintaan akan barang tersebut makin tinggi.
  2. Pendapatan masyarakat;
    Makin tinggi pendapatan seseorang maka makin besar daya beli yang ia miliki, sehingga permintaan akan barang dan jasa pun meningkat, dan begitu sebaliknya jika orang berpenghasilan rendah maka pemintaan akan barang dan jasa pun akan menurun.
  3. Selera masyarakat;
    Jika selera masyarakat meningkat maka permintaan pun meningkat pula, dan sebaliknya. Selera masyarakat sering disebut mode atau tren.
  4. Kualitas barang;
    Makin tinggi kualitas suatu barang maka keinginan (permintaan) orang untuk dapat memiliki barang tersebut makin besar.
  5. Harga barang lain yang berkaitan;
    Harga barang lain yang dimaksud ini adalah barang substitusi. Yaitu barang pengganti yang sama fungsinya dengan barang yang dibutuhkan.
  6. Waktu;
    Pada waktu-waktu tertentu permintaan terhadap barang dan jasa bisa meningkat dari pada hari-hari bisa, seperti pada saat lebaran atau hari-hari besar/istimewa yang lain.
  7. Jumlah penduduk;
    Makin besar jumlah penduduk maka makin besar pula permintaan terhadap barang dan jasa, dan sebaliknya.
  8. Kejadian yang akan datang;
    Isu sering kali dikembangkan untuk mempengaruhi permintaan agar dapat meningkat, seperti adanya berita tentang kenaikan BBM, kenaikan sembako dll.
Penawaran Uang adalah jumlah semua uang yang beredar dalam suatu perekonomian.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penawaran Uang

  1. Tinggi rendahnya tingkat bunga
  2. Tingkat pendapatan masyarakat
  3. Jumlah penduduk
  4. Keadaan letak geografis
  5. Struktur ekonomi masyarakat
  6. Penguasaan IPTEK penduduk
  7. Globalisasi ekonomi
Itulah sedikit penjelasan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran uang yang disadur dari berbagai sumber di internet.
Semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca semua, khususnya bagi Anda yang sedang mendapatkan tugas kuliah ekonomi seperti membuat makalah ekonomi tentang faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran uang dan/atau skripsi tentang pengaruh permintaan dan penawaran uang.

Sumber
http://duniabaca.com/faktor-yang-mempengaruhi-permintaan-dan-penawaran-uang.html
READMORE....!!

Minggu, 18 Maret 2012

Pengertian Majas Dan Contohnya



Definisi, Pengertian & Contoh Majas - Dalam posting yang kesekian kali ini saya hendak mengahiri seri definisi, pengertian & contoh majas majas dalam 1 postingan saja dikarenakan waktu yang tidak memadai ( Sibuk nie..... ) selamat membaca definisi, pengertian & contoh majas majas ini.
Selengkapnya
READMORE....!!